
Sentimen pasar masih tidak menentu saat para trader bersiap menyimak pidato penting dari bank sentral dalam Simposium Jackson Hole. Momentum juga tertahan oleh beragamnya pandangan terhadap China, karena langkah-langkah stimulus negara tersebut belum berhasil memulihkan kepercayaan pasar.
Dengan kondisi ini, dolar AS memangkas penguatan baru-baru ini, tetapi harga emas tidak ikut terdorong oleh pelemahan greenback. Sementara itu, AUDUSD dan NZDUSD mencatat pelemahan tipis, sedangkan EURUSD dan USDCHF membukukan kenaikan terbesar di antara pasangan mata uang G10.
Namun, perlu dicatat bahwa minyak Brent naik selama tiga hari berturut-turut dan bersiap menghadapi langkah lanjutan, seiring para trader mengantisipasi upaya lebih lanjut dari Beijing untuk mencegah perekonomian terbesar kedua di dunia kehilangan momentum pemulihannya.
Kontrak berjangka saham di AS dan Eropa masih belum menunjukkan arah yang jelas, sementara saham Asia sedikit melemah. Selain itu, BTCUSD dan ETHUSD mencatat kerugian harian pertama dalam tiga hari karena pelaku pasar khawatir dengan perseteruan SEC AS dengan para pelaku industri, meskipun SEC telah melepas kendali atas persetujuan ETF Ethereum.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Meskipun People’s Bank of China (PBoC) mengumumkan pemangkasan suku bunga dan otoritas China bersiap mengambil langkah fiskal untuk menyuntikkan likuiditas ke perekonomian terbesar kedua di dunia, selera risiko tetap stabil. Pasar yang lesu mungkin disebabkan oleh sikap hati-hati menjelang rilis data utama AS dan pidato para bankir sentral.
Meski demikian, imbal hasil yang meningkat dan kekhawatiran bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama, serta kekhawatiran geopolitik terkait Rusia dan China, menjadi tantangan bagi mereka yang optimistis.
Dengan kondisi ini, pasar bergerak tanpa arah meskipun beberapa pasangan mata uang dan aset mengonsolidasikan kerugian pekan sebelumnya, sementara bulls dolar AS mengambil jeda.
Perlu dicatat bahwa data neraca perdagangan Selandia Baru yang beragam dan Indeks Harga Produsen Jerman yang lemah gagal menarik perhatian komunitas trader di tengah kehati-hatian pasar.
Dengan kalender ekonomi yang relatif ringan dan kekhawatiran menjelang rilis data serta agenda penting, pelaku pasar kemungkinan akan melihat awal yang lesu pada pekan penting bagi para pengamat bank sentral. Selain pidato penting di Jackson Hole pada Jumat, data Pesanan Barang Tahan Lama AS dan rilis awal PMI Agustus dari sejumlah ekonomi utama juga perlu dicermati untuk melihat arah pasar yang lebih jelas.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!