
Pada Selasa, indeks saham utama Kanada turun setelah pasar melepas sebagian kenaikan terbarunya akibat harga komoditas yang lebih rendah. Harga yang lebih rendah ini menekan perusahaan-perusahaan sumber daya, sementara data inflasi domestik meredupkan ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal oleh Bank of Canada.
Indeks komposit S&P/TSX di Bursa Efek Toronto ditutup pada 20,948.09, turun 113.79 poin atau 0.5%. Pekan sebelumnya, indeks mencapai level tertinggi dalam 20 bulan, yaitu 21,074.91.
Para pakar menyebut kemungkinan skenario yang terjadi adalah kemunduran kecil setelah pergerakan besar. Penurunan ini tidak akan berlangsung lama dan kemudian akan diikuti oleh pencapaian level tertinggi baru. Di satu sisi, pelaku pasar memperkirakan suku bunga akan segera turun. Di sisi lain, pertumbuhan laba mungkin akan meningkat. Keduanya berdampak positif pada sentimen pasar secara keseluruhan.



Bulan sebelumnya terbilang cukup buruk bagi Kanada. Tingkat inflasi tahunan mendekati 3,4%. Meski hal ini sudah diperkirakan, beberapa investor merasa khawatir karena tekanan harga mendasar meningkat.
Probabilitas Bank of Canada menurunkan suku bunga pada Maret cukup rendah (tepatnya, 1 dari 3), dibandingkan hampir 50% sebelum data dirilis. Namun, sebagian pelaku pasar masih berspekulasi bahwa pemangkasan suku bunga pertama baru akan terjadi paling cepat pada April.
Sementara itu, harga minyak ditutup turun 0,4% ke $72,40 per barel. Sektor energi melemah 3,1%. Harga emas juga turun 1,3%, sementara sektor bahan baku, yang mencakup perusahaan pertambangan logam dasar dan logam mulia serta pemasok pupuk, melemah 2,3%.
Harga komoditas juga turun. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya dolar AS. Sektor barang konsumsi pokok menjadi satu-satunya sektor yang memberikan sedikit penopang berkat kenaikan 0,5% baru-baru ini.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!