
Meskipun sistem perbankan AS menghadapi tantangan terbesar sejak 2008, cryptocurrency masih menunjukkan ketahanan. Trader dapat mengandalkan hasil yang positif karena bank sentral di seluruh dunia bersatu membantu institusi yang kolaps menangani situasi tersebut.
Sebagai contoh, Bank Nasional Swiss dikabarkan akan turun tangan untuk membantu Credit Suisse yang sedang kesulitan. Sementara itu, beberapa bank terbesar AS juga akan bekerja sama untuk meminjamkan $30 miliar kepada First Republic. Hal ini membuat saham ditutup menguat, termasuk Dow, Nasdaq, dan S&P 500 yang masing-masing naik 1,17%, 2,48%, dan 1,76%.
Selain itu, para bull kripto terus mendorong harga BTC naik setelah sempat menyentuh level terendah $24.180 pada sesi candle pembukaan Kamis ini. Seiring membaiknya kondisi pasar kripto, harga futures Bitcoin April naik.



Para ahli memperkirakan tiga kemungkinan skenario tentang pergerakan pasar kripto dalam waktu dekat.
Skenario pertama merupakan opsi yang lebih disukai bulls. Mereka memperkirakan harga BTC akan turun ke $23.500, membuat para pembeli saat harga turun merasa cemas, lalu naik hingga mencapai $25.000. Beberapa pakar memperkirakan harga akhirnya bahkan bisa lebih tinggi, sehingga bulls memiliki peluang besar untuk meraih keuntungan yang baik.
Skenario kedua memperkirakan terjadinya pantulan kripto yang lemah. Sederhananya, aset tersebut akan mencapai level yang lebih rendah untuk mendukung gagasan mengambil keuntungan dari posisi long. Pada saat yang sama, trader akan mempertahankan sebagian eksposur jika kripto mengalami pantulan yang lebih tinggi.
Skenario ketiga sekaligus yang terakhir adalah penembusan yang meyakinkan di kisaran $23.000–$23.5000. Awalnya, kondisi ini akan membuat para pembeli yang sudah cemas menanggung kerugian. Mereka kemungkinan akan mencari posisi keluar yang lebih baik, yang pada akhirnya akan menciptakan tekanan jual.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!