
EURUSD mencatat kenaikan harian pertamanya dalam tiga hari, saat pembeli bersiap menguji level resistance utama menjelang rilis data ketenagakerjaan AS. Didukung indikator RSI yang positif dan sinyal MACD bullish, pasangan Euro ini berupaya melanjutkan tren naik terbarunya menuju garis resistance menurun yang terbentuk 13 bulan lalu, di sekitar 1.0950. Setelah itu, target berikutnya adalah batas atas channel bullish yang terbentuk sejak April, dekat 1.0960. Jika menembus level-level ini, EURUSD dapat berpeluang menguji level psikologis 1.1000, dengan potensi kenaikan lebih lanjut menuju puncak pada akhir 2023 di sekitar 1.1140.
Di sisi bawah, puncak bulan Juni di sekitar 1.0915 dan level 1.0900, serta level retracement Fibonacci 50% di dekat 1.0860, menjadi support terdekat. Jika penurunan berlanjut, support berikutnya mungkin berada di dekat Simple Moving Average (SMA) 100 hari, sekitar 1.0790, dan level retracement Fibonacci 38,2% di dekat 1.0765. Pembeli Euro tetap optimistis selama harga tidak ditutup di bawah batas bawah channel bullish di sekitar 1.0700 pada penutupan harian.
Secara keseluruhan, meskipun momentum bullish EURUSD menunjukkan tanda-tanda melambat, momentum bearish masih terbatas, sekalipun data ekonomi AS mendorong penguatan Dolar AS.